Selasa, 27 Maret 2018

Tugas SIG


1.    1. Jelaskan perbedaan data raster dan data vector serta jelaskan model data raster dan data vector beserta contohnya!
Data Raster
           Model data raster menampilkan, menempatkan dan menyimpan data keruangan dengan menggunakan struktur matriks atau piksel – piksel yang membentuk grid. Data raster memberikan informasi keruangan apa yang terjadi dimana saja dalam bentuk gambaran yang digenelarisir. (Sumber buku penuntun SIG. 2016). Data raster dihasilkan dari sistem penginderaan jauh dan sangat baik untuk merepresentasikan batas-batas yang berubah secara gradual seperti jenis tanah, kelembaban tanah, suhu, dan lain-lain. Contoh : peta raster yang diambil dari satelit cuaca.
Data Vektor
         Model data vektor menampilkan, menempatkan dan menyimpan data keruangan dengan menggunakan titik – titik, garis atau kurva, poligon beserta  atributnya. Data vektor adalah data yang direkam dalam bentuk koordinat titik yang menampilkan, menempatkan dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik, garis atau area (polygon). Contoh : peta lokal jalan

2.      2. Jelaskan fitur dunia nyata dan berika contohya!
SIG menyajikan pandangan atau persepsi terhadap dunia nyata (real world). Untuk menghasilkan persepsi ini dilibatkan proses-proses yang jarang sekali bersifat langsung dan mudah difahami seketika, karena dunia nyata (realitas) bersifat tidak teratur (irregular), kompleks, dan secara bertahap mengalami perubahan yang tidak mudah diprediksi. Dengan demikian, persepsi dari dunia nyata akan sangat bergantung pada si pengamat (subjektif). Sebagai contoh, seorang surveyor boleh saja memandang suatu jalan (raya) sebagai dua garis batas (sisi) yang akan disurvey, sementara seorang pekerja jalan raya menganggapnya sebagai permukaan aspal yang akan dipertebal, dan seorang pengendara menganggapnya sebagai jalur atau route dimana kendaraanya harus lewat.

3.      3. Jelaskan sumber-sumber data GIS!
- Data lapangan. Data ini diperoleh langsung dari pengukuran lapangan secara langsung, seperti misalnya pH tanah, salinitas air, curah hujan, jenis tanah, dan sebagainya;
- Data peta. Informasi yang lebih terekam pada peta kertas atau film, dikonversikan ke dalam bentuk digital. Misalnya, peta geologi, peta tanah dan sebagainya. Apabila data sudah terekam dalam bentuk peta, tidak lagi diperlukan data lapangan, kecuali untuk mengecek kebenarannya.
- Data citra pengideraan jauh. Citra penginderaan jauh yang berupa foto udara atau radar dapat diinterpretasi terlebih dahulu sebelum dikonversi ke dalam bentuk digital. Sementara itu, citra yang diperoleh dari satelit yang sudah dalam bentuk digital dapat langsung digunakan setelah diadakan koreksi seperlunya.
- Data spasial berbentuk vector: data ini bersumber dari peta topografi dan peta tematik lainnya;
- Data spasial berbentuk raster: data ini bersumber dari hasil rekaman satelit atau pemotretan udara;
- Data alphanumeric: data ini bersumber dari catatan statistik atau sumber lainnya, yang sifatnya sebagai deskripsi langsung atau sebagai tambahan data spasial.
4.      4. Jelaskan konsep kerja GPS dan berikan contoh data disertai penjelasan!
Sebuah GPS bekerja seperti ponsel, namun jika ponsel menerima sinyal radio dari perusahaan telepon, GPS menerima sinyal dari satelit yang mengelilingi bumi. Dengan menerima sinyal tersebut dari satelit, sebuah GPS dapat memperhitungkan dengan tepat posisi Anda di permukaan bumi. GPS merekam lokasi ini dalam bentuk koordinat, dimana terdapat dua buah nomor yang panjang. Satu nomor menunjukan sejauh mana posisi Anda dari Timur atau Barat - biasa disebut garis bujur. Nomor yang kedua menunjukan sejauh mana posisi Anda dari Utara atau Selatan - biasa disebut garis lintang. Setiap tempat di bumi memliki koordinat geografis yang unik.
Sebagai contoh: -8.639298 Lintang, 116.311607 Bujur: merupakan sebuah lokasi di Lombok, Indonesia.

Senin, 19 Maret 2018

Phrase and Sentence

Bahasa Inggris Bisnis 2

Name  : Taufiq Kurniawan
NPM   : 1A114683
Class   : 4KA31
Materi : Phrase and Sentence